CodeIgniter, Framework, PHP

CodeIgniter Logo

Sebelumnya saya telah mengenalkan apa itu CodeIgniter pada tulisan ini. Untuk sekarang sudah sampai versi 3.0 yang tentu adanya perbaikan untuk versi sebelumnya.

Untuk mendownload framework dapat di download di : website CodeIgniter(Github) sedangkan untuk daftar perubahan yang ada dapat dilihat di User Guide CodeIgniter.

Sama seperti postingan awal, CodeIgniter menggunakan konsep MVC (Model, View, Controller), sehingga logikal pogram, tampilan pogram dan model database pogram dipisahkan dalam beberapa file. Logikal pogram di letakkan pada controller, tampilan pogram di tampilkan pada view dan model database di tampilkan dalam model. Untuk tulisan ini saya akan menjelaskan tentang controller pada CodeIgniter.

Code Igniter - Application Flow Chart

Code Igniter – Application Flow Chart

Controller pada codeigniter terdapat dalam folder application/controllers/ yang ada di framework yang kita download sebelumnya. Logika penggunaan controller pada codeigniter yaitu ketika kita mengakses website yang dibangun dengan CodeIgniter maka sistem akan membawa ke controller, dimana controller memproses model dan viewsnya.

Untuk contohnya, silakan buka file application/config/routes.php dan cari kode berikut :

$route['default_controller'] = "welcome";

Dari kode di atas dapat dilihat bahwa controller yang pertama di jalankan ketika website di buka adalah welcome yang terdapat di file application/controllers/welcome.php dan merupakan default controller pada project yang dikerjakan. Tentu saja kode ini dapat diganti dengan controller yang ingin digunakan untuk pengerjaan project yang sedang dibuat.

Contohnya seperti berikut :

$route['default_controller'] = "home_hendrysimanjuntakdotcom";

Untuk sekarang, saya akan mencoba memberikan contoh pembuatan Controller pada CodeIgniter.

<?php 

class home extends CI_Controller{
function __construct() {
parent::__construct();
}

function index(){
echo "My First Controller on CodeIgniter !!!";
}
}

Sedikit penjelasan kode diatas, home merupakan nama class dan index() merupakan fungsi yang terdapat di kode yang kita buat.
Setelah membuat kode tersebut, simpanlah kedalam file php dimana nama file tersebut harus sama dengan nama class yang dibuat. Jika berdasarkan contoh di atas, maka file tesebut disimpan dengan nama home.php dan disimpan di folder application/controllers

Untuk mengakses file tersebut, silakan akses ke server yang digunakan (dapat juga menggunakan localhost) . Jika menggunakan localhost maka akan menjadi seperti ini contohnya :

http://localhost/codeigniter

atau dapat juga seperti ini :

http://localhost/codeigniter/index.php/home/index

Dimana codeigniter pada URL diatas merupakan folder dimana kita simpan frameworknya, home merupakan nama controller yang kita buat, dan index merupakan nama fungsi yang ada di controller tersebut.

Jika URL tersebut diakses maka akan mengeluarkan kalimat

“My First Controller on CodeIgniter !!!”

Demikian untuk pengenalan awal tentang Controller pada CodeIgniter. Untuk bagian lain akan dibahas pada tulisan yang lainnya.
(HMS)